News

Presiden Prabowo Pantau Langsung Pencarian Pesawat ATR 42-500 di Sulsel

233
×

Presiden Prabowo Pantau Langsung Pencarian Pesawat ATR 42-500 di Sulsel

Sebarkan artikel ini

THEINDONEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto terus memonitor proses pencarian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Kepala Negara juga menyampaikan rasa keprihatinan serta duka mendalam atas kecelakaan pesawat yang membawa 10 orang kru dan penumpang tersebut.

“Kita menyampaikan rasa keprihatinan dan duka mendalam. Kita terus melakukan monitor proses yang dilakukan secepatnya,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Scroll down to see content
Advertisement

Prasetyo menjelaskan, saat peristiwa kecelakaan terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026, Presiden Prabowo tengah memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri. Setelah menerima laporan kejadian tersebut, Presiden langsung memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan pencarian hingga akhirnya titik jatuh pesawat berhasil ditemukan.

“Beliau langsung memerintahkan jajaran untuk sesegera mungkin melakukan pencarian. Begitu titik koordinat pesawat ditemukan, evakuasi harus segera dilakukan. Seluruh jajaran bergerak cepat, baik Basarnas, TNI/Polri, maupun pemerintah daerah,” jelas Prasetyo.

Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian dan evakuasi. Informasi dari warga dinilai sangat membantu tim SAR dalam mempercepat penentuan lokasi jatuhnya pesawat.

Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 dilaporkan jatuh di kawasan pegunungan Gunung Bulusaraung. Saat kejadian, terdapat 10 orang kru dan penumpang di dalam pesawat.

Tim SAR gabungan hingga kini terus melakukan upaya evakuasi di lokasi kejadian. Puing-puing pesawat telah ditemukan, bersamaan dengan penemuan sejumlah korban.

Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa hingga Senin (19/1/2026), tim SAR kembali menemukan satu korban tambahan di lokasi pencarian.

“Dari hasil komunikasi kami yang terhubung langsung dengan tim di lapangan, hari ini kembali ditemukan satu korban, kira-kira 15 menit yang lalu,” kata Syafii dalam keterangan pers di Kantor Basarnas Makassar, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

READ  Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Tahun Baru 2026 dari Lokasi Pengungsian di Tapanuli Selatan

Dengan penemuan tersebut, total korban yang berhasil ditemukan hingga saat ini berjumlah dua orang. Proses pencarian dan evakuasi terhadap korban lainnya masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan mempertimbangkan faktor medan dan cuaca. (CRD)