News

Bersih-bersih Skuad, Persebaya Lepas Enam Pemain dan Tambah Pedro Matos

251
×

Bersih-bersih Skuad, Persebaya Lepas Enam Pemain dan Tambah Pedro Matos

Sebarkan artikel ini

THEINDONEWS.COM – Menjelang bergulirnya putaran kedua Super League musim 2025/2026, Persebaya Surabaya resmi melakukan perombakan skuad. Manajemen klub mengumumkan pelepasan enam pemain sebagai bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan performa tim pada paruh kedua kompetisi.

Pengumuman perpisahan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Persebaya, Kamis malam (22/1/2026). Enam pemain yang dipastikan tidak lagi berseragam hijau adalah Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Dime Dimov, Rizky Dwi Pangestu, Kadek Raditya, dan Rendy Oscario.

Scroll down to see content
Advertisement

“Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Dime Dimov, Rizky Dwi Pangestu, Kadek Raditya, dan Rendy Oscario tidak lagi menjadi bagian skuad Persebaya di putaran kedua Super League 2025/2026. Persebaya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan perjuangan selama ini bersama Green Force. Good luck and best wishes Rek…!” tulis akun Instagram resmi klub @officialpersebaya.

Sepanjang putaran pertama, keenam pemain tersebut mencatatkan menit bermain yang bervariasi, baik sebagai starter maupun pelapis skuad utama. Inkonsistensi hasil pertandingan menjadi dasar manajemen bersama tim pelatih untuk melakukan evaluasi serta penyesuaian komposisi pemain.

Bersamaan dengan pengumuman pelepasan pemain, Persebaya juga resmi memperkenalkan Pedro Matos sebagai rekrutan anyar. Gelandang asal Portugal yang sebelumnya memperkuat Semen Padang itu menjadi pemain keempat yang didatangkan Persebaya pada era kepelatihan Bernardo Tavares, setelah Bruno Paraiba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes.

“Welcome Pedro Matos,” tulis akun resmi klub.

Selama masa jeda kompetisi, Persebaya terus mengintensifkan program latihan guna meningkatkan aspek taktik dan kekompakan tim. Pada laga pembuka putaran kedua Super League, Persebaya dijadwalkan bertandang menghadapi PSIM Yogyakarta di Bantul pada 25 Januari 2026. (KSX)

READ  KPK Tegaskan Penanganan Kasus Korupsi Tidak Hanya Bergantung pada Laporan Masyarakat