News

Sidak Mentan di Pasar Kebayoran, Harga Ayam Turun Rp15 Ribu

352
×

Sidak Mentan di Pasar Kebayoran, Harga Ayam Turun Rp15 Ribu

Sebarkan artikel ini
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat melakukan sidak guna mengecek harga pangan saat Ramadan di Pasar Kebayoran, Jakarta, Jumat 20 Februari 2026. (Foto: Biro Humas Kementan)

THEINDONEWS.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kebayoran, Jumat (20/2/2026), usai menerima laporan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan. Koordinasi cepat dengan aparat kepolisian membuat harga ayam potong langsung turun signifikan.

Amran mengungkapkan, sebelumnya harga ayam sempat menembus Rp40 ribu per kilogram. Namun setelah dilakukan koordinasi dengan jajaran kepolisian, harga turun menjadi Rp25 ribu per kilogram.

Scroll down to see content
Advertisement

“Kami tadi pagi sedang rapat, laporan datang ke kantor, mengatakan bahwa harga ayam naik, harga bawang putih naik. Setelah kita telepon Pak Kapolda, Pak Dirkrimsus dengan Pak Kapolres, harganya langsung turun dari 40 ribu menjadi 25 ribu. Jadi ternyata telepon itu menurunkan harga Rp15 ribu per kilo,” ujar Amran di Pasar Kebayoran.

Selain ayam, harga bawang putih yang sebelumnya dilaporkan mencapai Rp60 ribu per kilogram juga turun menjadi Rp38 ribu per kilogram. Angka tersebut bahkan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Amran menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir praktik permainan harga, terlebih menjelang Ramadan. Penindakan dilakukan bersama aparat kepolisian mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

Namun, temuan berbeda terjadi pada produk minyak goreng rakyat MinyaKita. Di pasar tersebut, MinyaKita dijual seharga Rp19 ribu per liter, melampaui HET Rp15.700 per liter.

Mentan meminta aparat menelusuri rantai distribusi hingga tingkat perusahaan. Ia menekankan penindakan tidak akan menyasar pedagang pengecer, melainkan pihak yang diduga bermain di tingkat distribusi atau produsen.

Sebagai bentuk keseriusan, Amran bahkan membeli MinyaKita yang dijual di atas HET untuk dijadikan barang bukti dalam proses hukum. Langkah ini diambil agar pelanggaran serupa tidak terulang di kemudian hari.

READ  Fashion Lorong Bambu Warnai Banyuwangi Batik Festival 2025

Menurutnya, seluruh komoditas strategis harus dijual sesuai ketentuan pemerintah. Pengawasan akan diperketat demi melindungi daya beli masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.

Amran juga memastikan stok pangan nasional dalam kondisi lebih dari cukup. Pemerintah akan terus menggelar operasi pasar di berbagai daerah untuk menjaga stabilitas harga.

Ia menegaskan, tidak ada alasan harga minyak goreng naik di dalam negeri. Indonesia merupakan salah satu pemasok utama minyak goreng dunia, sehingga pasokan dinilai aman.

Pemerintah telah menempatkan tim pengawasan di berbagai wilayah. Setiap laporan kenaikan harga, kata Amran, akan langsung ditindak cepat guna mencegah gejolak di pasar. (YAM)