THEINDONEWS.COM – Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan isu blackout atau pemadaman listrik total tidak akan terjadi di Indonesia. Kepastian tersebut disampaikan Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Umum Institut Teknologi PLN, Ahsin Sidqi, Minggu (22/2/2026).
Ahsin menjelaskan, PLN telah memiliki sistem mitigasi untuk setiap gangguan kelistrikan. Sistem tersebut dirancang untuk menjaga keandalan pasokan listrik nasional agar tetap stabil.
“Setiap ada kejadian, akan dimitigasi oleh tim PLN. Karena itu kami tidak pernah khawatir,” kata Ahsin Sidqi.
Didukung Sistem Digital dan Pemantauan Real Time
Ia menambahkan, sistem kelistrikan nasional kini didukung pengendalian digital jarak jauh. Teknologi tersebut memungkinkan pemantauan dan pengaturan listrik secara real time sehingga gangguan dapat segera diantisipasi.
“Kita bisa melihat listrik itu dikontrol dari jauh. Ada virtual power plant dan digital power plant,” ujarnya.
Dengan sistem tersebut, PLN dapat mendeteksi potensi gangguan sejak dini dan melakukan manuver jaringan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan beban listrik di berbagai wilayah.
Peran PLTN Jaga Stabilitas Pasokan
Menurut Ahsin, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) juga berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan listrik. Sumber energi ini dinilai lebih stabil dibandingkan energi terbarukan yang bergantung pada kondisi cuaca seperti angin dan matahari.
“PLTN hadir untuk menghindari blackout. Energi ini bisa menggantikan saat angin dan matahari tidak tersedia,” katanya.
Sebelumnya, isu pemadaman listrik dan internet selama tujuh hari sempat beredar luas di media sosial dan menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Namun, PLN memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi andal dan siap mengantisipasi berbagai potensi gangguan. (YXL)




