THEINDONEWS.COM – Bali United akan menghadapi Sabah FC pada laga pembuka Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (13/8/2026). Pertandingan klub asal Indonesia dan Malaysia tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB.
Dewata Challenge Series 2026 menjadi turnamen pramusim yang diikuti tiga tim, yakni Bali United, Sabah FC, dan Persib Bandung. Masing-masing tim akan menjalani dua pertandingan untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menilai perkembangan timnya menunjukkan kemajuan, terutama dalam aspek pertahanan dan penguasaan bola. Meski kemenangan tetap menjadi target, ia menegaskan bahwa hasil bukan menjadi fokus utama dalam turnamen pramusim.
“Tentu saja kami ingin menang, tetapi itu bukan hal utama. Di pramusim, kami ingin mengembangkan pemain dan tim, menjadikan tim lebih baik dan memainkan gaya kami. Itu sangat penting bagi saya,” ujar Johnny Jansen, dikutip dari situs resmi Bali United, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, rangkaian pertandingan pramusim menjadi bagian penting untuk membangun permainan tim sebelum menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027.
Hal senada disampaikan pemain Bali United, Thomas Lam. Ia memastikan skuad Serdadu Tridatu siap menjalani dua pertandingan dalam Dewata Challenge Series 2026.
Thomas berharap kerja keras seluruh pemain selama menjalani latihan dapat ditunjukkan ketika menghadapi Sabah FC dan Persib Bandung.
“Kami ingin mempersiapkan diri untuk dua pertandingan penting. Kami ingin menunjukkan kepada penggemar bahwa kami terus bergerak maju dan bekerja keras setiap hari dalam latihan. Sekarang dalam pertandingan, kami harus menunjukkannya juga,” kata Thomas Lam.
Bali United menjadikan turnamen ini sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Pertandingan melawan Sabah FC sekaligus menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan skuad setelah adanya sejumlah perubahan dalam komposisi pemain.
Sementara itu, Sabah FC datang sebagai wakil Malaysia yang juga tengah mempersiapkan tim untuk menghadapi kompetisi musim baru. Duel kontra Bali United menjadi pertandingan pembuka sebelum mereka melanjutkan kiprah menghadapi Persib Bandung.
Pada pertandingan kedua, Sabah FC akan menghadapi Persib Bandung pada Sabtu (15/8/2026). Setelah itu, turnamen ditutup dengan pertandingan antara Persib Bandung dan Bali United pada Selasa (18/8/2026).
Sistem turnamen menggunakan format klasemen berdasarkan perolehan poin. Setiap kemenangan memberikan tiga poin, hasil imbang satu poin untuk masing-masing tim, sedangkan kekalahan tidak menghasilkan tambahan poin.
Tim dengan perolehan poin terbanyak hingga pertandingan terakhir akan keluar sebagai juara Dewata Challenge Series 2026.
Untuk laga pembuka, Bali United diprediksi mengandalkan formasi 4-3-3. Mike Hauptmeijer diperkirakan menempati posisi penjaga gawang, dengan Rahmat Arjuna, João Ferrari, Boris Kopitović, dan Ricky Fajrin mengisi lini pertahanan.
Brandon Wilson dan Jordy Bruijn diprediksi menjadi bagian dari lini tengah bersama Made Tito. Sementara Mirza Mustafić, Thijmen Goppel, dan Jens Raven diproyeksikan mengisi lini depan.
Di kubu Sabah FC, formasi 4-3-3 juga diprediksi menjadi pilihan. Khairul Fahmi Che Mat diperkirakan berdiri di bawah mistar.
Rizal Ghazali, Gabriel Peres Daniel Ting, Nazirul Naim, serta Park Tae-soo menjadi opsi di lini pertahanan. Sementara Stuart Wilkin dan Telmo Castanheira diprediksi mengisi lini tengah.
Sabah FC juga memiliki sejumlah pemain yang berpotensi menjadi ancaman bagi pertahanan Bali United, di antaranya Saddil Ramdani, João Pedro, dan Ramadhan Saifullah.
Pertandingan Bali United kontra Sabah FC pun menjadi momentum bagi kedua tim untuk menguji kesiapan skuad sekaligus mengevaluasi hasil latihan sebelum memasuki kompetisi resmi musim 2026/2027. (SZT)




