News

De Red FC Gagal Bangkit, Barito Putera Curi Kemenangan 2-0 di Surabaya

348
×

De Red FC Gagal Bangkit, Barito Putera Curi Kemenangan 2-0 di Surabaya

Sebarkan artikel ini
Foto Istimewa

THEINDONEWS.COM – De Red FC kembali menelan kekalahan setelah takluk 0-2 dari PS Barito Putera dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Minggu (18/10/2026) malam. Hasil ini memperpanjang tren negatif tim tuan rumah yang belum mampu bangkit dari keterpurukan.

Barito Putera tampil solid sejak awal pertandingan dengan mendominasi penguasaan bola dan melancarkan tekanan ke lini pertahanan De Red FC. Permainan agresif tim tamu membuat tuan rumah kesulitan mengembangkan serangan dan menciptakan peluang berbahaya.

Scroll down to see content
Advertisement

Barito Putera langsung memperoleh keuntungan pada menit ketujuh setelah pemain De Red FC dinilai melakukan pelanggaran di kotak penalti. Murilo Otavio Mendes yang dipercaya sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa tim tamu unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, De Red FC berusaha merespons dengan membangun serangan dari berbagai sisi. Namun, aliran serangan tuan rumah lebih banyak bertumpu pada sektor kiri dan mudah diantisipasi oleh pertahanan Barito Putera.

Pressing ketat yang diterapkan tim tamu membuat para pemain De Red FC kesulitan mengembangkan permainan. Sebaliknya, Barito Putera beberapa kali mengancam melalui skema serangan balik cepat yang merepotkan lini belakang tuan rumah.

Upaya De Red FC untuk menyamakan kedudukan semakin berat menjelang akhir babak pertama. Barito Putera justru berhasil menggandakan keunggulan melalui Renan Alves yang berdiri bebas di depan gawang setelah menerima umpan Murilo.

Gol tersebut membuat Barito Putera menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 atas De Red FC.

Memasuki babak kedua, De Red FC mencoba tampil lebih agresif. Pasukan Aji Santoso langsung meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Berbagai skema serangan dilancarkan demi memperkecil jarak dan menjaga peluang meraih poin di kandang sendiri.

READ  Hujan 7 Gol di Stamford Bridge, Chelsea Bungkam Brighton 4-3

Namun, Barito Putera mampu menjaga keunggulan melalui organisasi pertahanan yang rapat. Setiap upaya serangan tuan rumah berhasil diredam, sementara sesekali tim tamu melancarkan serangan balik untuk mencari gol tambahan.

Peluang terbaik De Red FC untuk memperkecil ketertinggalan hadir pada menit ke-63. Tuan rumah mendapatkan hadiah penalti setelah pemain Barito Putera melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang.

Fellipe Veloso maju sebagai eksekutor dengan harapan membuka peluang kebangkitan De Red FC. Sayangnya, tendangannya berhasil dibaca dan ditepis kiper Barito Putera, Satria Tama. Kegagalan tersebut membuat De Red FC kehilangan kesempatan emas untuk mengubah jalannya pertandingan.

Di penghujung babak kedua, Barito Putera nyaris memperbesar keunggulan melalui tendangan Iqbal Gwijangge dari depan gawang. Namun, kiper De Red FC, Dimas Galih, berhasil melakukan penyelamatan sehingga skor tidak berubah.

Hingga peluit panjang dibunyikan, De Red FC gagal mencetak gol balasan dan harus menerima kekalahan 0-2 dari PS Barito Putera.

Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi Aji Santoso untuk membenahi performa tim, terutama dalam membangun serangan, memanfaatkan peluang, dan memperkuat pertahanan. De Red FC perlu segera menemukan momentum kebangkitan agar tren negatif tidak terus berlanjut dalam persaingan Pegadaian Championship 2026/2027. (AFN)