News

Jelang TKA 2026, Dindik Jatim Koordinasi dengan PLN dan Telkom Antisipasi Gangguan

378
×

Jelang TKA 2026, Dindik Jatim Koordinasi dengan PLN dan Telkom Antisipasi Gangguan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai saat mendampingi Gubernur Khofifah tinjau proses TKA di sekolah (Foto: Humas Jatim)

THEINDONEWS.COM – Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) terus bergerak cepat mematangkan seluruh persiapan jelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kesiapan ini mencakup pendataan peserta, keandalan sarana pendukung, hingga kesiapan para petugas penyelenggara di lapangan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan teknis yang dapat menghambat jalannya asesmen.

Scroll down to see content
Advertisement

“Kami ingin memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar, tertib, dan memberikan rasa nyaman kepada seluruh murid. Sekolah harus memastikan anak-anak bisa berkonsentrasi mengerjakan soal tanpa dibebani kekhawatiran terhadap kendala teknis,” ujar Aries, Minggu (25/10/2026).

Antisipasi Mati Lampu dan Kendala Internet
Untuk menekan risiko gangguan daya saat ujian, sekolah penyelenggara mandiri diimbau menyiagakan perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) pada server maupun komputer proktor. Penggunaan generator set (genset) juga disarankan apabila memungkinkan.

Aries menuturkan, proktor dan teknisi di tiap sekolah wajib memahami prosedur penanganan gangguan secara cepat dan tepat, serta memastikan jalur komunikasi dengan helpdesk cabang dinas maupun provinsi selalu siaga.

Tak hanya itu, Dindik Jatim telah menyuarakan permohonan resmi kepada PLN dan Telkom wilayah Jawa Timur agar menunda pemeliharaan jaringan selama jam pelaksanaan TKA berlangsung.

“Apabila terjadi gangguan listrik atau internet, murid tidak perlu panik karena petugas sekolah telah disiapkan untuk melakukan penanganan. Kami memastikan setiap kendala ditindaklanjuti sesuai prosedur agar hak murid untuk mengikuti TKA tetap terlindungi,” tegasnya.

Bukan Sekadar Nilai, TKA Jadi Pijakan Evaluasi Mutu Pendidikan Jatim
Lebih lanjut, Aries menjelaskan bahwa hasil dari TKA tidak sekadar merefleksikan capaian akademik murid semata, tetapi juga menjadi dasar pemetaan penting bagi penyelenggara pendidikan. Data tersebut akan dimanfaatkan untuk merancang kebutuhan pembelajaran, program pelatihan guru, hingga penguatan kompetensi siswa.

READ  Harga Jasa Kursi Roda di Masjidil Haram Melonjak di Tengah Membludaknya Jemaah

Langkah ini juga menjadi sarana untuk mendorong pemerataan mutu pendidikan di Jawa Timur, baik bagi sekolah di kawasan perkotaan maupun di daerah pelosok.

“TKA bukan semata-mata tentang mendapatkan nilai tinggi. Bagi kami, hasilnya juga menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran agar semakin banyak anak Jawa Timur memiliki kompetensi yang unggul dan mampu bersaing di masa depan,” pungkas Aries. (OUK)