THEINDONEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memperketat pengawasan pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang menjadi bagian dari program strategis nasional. Bupati Sidoarjo Subandi meminta seluruh kepala desa dan lurah terlibat langsung mengawal pembangunan hingga memastikan koperasi beroperasi secara berkelanjutan.
Dari total 346 gerai KDKMP yang diprogramkan di Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 205 gerai telah rampung dibangun. Dari jumlah tersebut, 142 gerai sudah melalui proses verifikasi dan validasi fisik, sedangkan 63 gerai lainnya masih menunggu proses verifikasi.
Bupati Subandi menegaskan, pengawasan program KDKMP tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian bangunan fisik. Menurutnya, pemerintah desa dan kelurahan memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan hingga koperasi benar-benar aktif dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Saya minta tolong gerai KDKMP dijaga betul karena ini program Bapak Presiden. Gerai yang belum selesai harus tetap diawasi prosesnya oleh kepala desa dan lurah. Verifikasi ini menjadi tanggung jawab kepala desa,” ujar Subandi dalam keterangan yang diterima, Minggu (1/11/2026).
Selain mengawal pembangunan, Subandi meminta para kepala desa dan lurah aktif berkoordinasi dengan ketua KDKMP di wilayah masing-masing. Koordinasi tersebut diperlukan untuk memantau kondisi keuangan koperasi, ketertiban administrasi, serta perkembangan kegiatan usaha.
Ia mengingatkan agar keberadaan koperasi tidak hanya aktif pada tahap awal pembentukan, tetapi mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.
“Jangan sampai program ini hanya berjalan sebentar,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mochammad Hudori, menjelaskan bahwa penandatanganan berita acara verifikasi dan validasi fisik dilakukan untuk menyamakan basis data seluruh pemangku kepentingan.
Kesamaan data tersebut menjadi penting sebelum hasil verifikasi diunggah ke sistem nasional Koperasi Desa Merah Putih sesuai mekanisme yang berlaku.
“Melalui verifikasi dan validasi ini, kami berharap ada kesamaan data dari seluruh pihak. Hasilnya akan diunggah ke sistem Koperasi Desa Merah Putih sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Hudori.
Pemkab Sidoarjo optimistis, melalui pendataan yang tertib dan pengawasan berlapis, pembangunan 346 gerai KDKMP dapat berjalan sesuai target. Keberadaan koperasi ini diharapkan menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.
Tidak hanya menyediakan sarana kegiatan ekonomi, KDKMP juga diharapkan mampu mendorong kemandirian usaha, memperluas peluang ekonomi warga, serta meningkatkan daya saing koperasi di tingkat akar rumput secara berkelanjutan. (UEW)




