THEINDONEWS.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus memulihkan operasional pascabanjir yang melanda wilayah Daerah Operasi 4 Semarang. Pada Selasa, 20 Januari 2026, kereta api di jalur Pekalongan-Sragi kini dapat melintas kembali dengan kecepatan terbatas 30 kilometer per jam.
Perusahaan fokus melakukan perbaikan infrastruktur rel untuk menjaga keselamatan penumpang di lintas utara Pulau Jawa. Meski begitu, sejumlah perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan pada hari ini dan besok akibat kondisi cuaca ekstrem.
“Pemulihan operasional terus berjalan dan kelambatan perjalanan semakin terkendali. Namun, keselamatan pelanggan dan petugas tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, masih dilakukan pembatalan terbatas sebagai langkah penguatan keselamatan,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, Selasa di Jakarta.
Data terbaru menunjukkan tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api jarak jauh mencapai 95,15 persen, menandakan operasional angkutan kereta api semakin membaik setelah gangguan cuaca buruk di beberapa wilayah operasi.
Meski begitu, KAI masih membatalkan sembilan perjalanan kereta pada Selasa ini sebagai antisipasi keselamatan. Selain itu, tujuh perjalanan kereta lainnya juga dibatalkan untuk Rabu, 21 Januari 2026.
Anne Purba menjelaskan bahwa pembatalan dilakukan karena pemeriksaan lanjutan terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian masih berlangsung intensif pascabanjir. Ratusan petugas prasarana dikerahkan bekerja 24 jam dalam tiga sif untuk memperbaiki titik jalur yang rusak, termasuk penguatan struktur rel dan penyempurnaan sistem drainase.
Beberapa perjalanan yang dibatalkan antara lain KA Purwojaya relasi Gambir–Cilacap, Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir, dan Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.
“KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi serta menegaskan bahwa hak pelanggan tetap dijamin melalui service recovery dan pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Pejabat Yang Melaksanakan Tugas Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.
Perjalanan kereta api lainnya tetap beroperasi normal dengan penyesuaian kecepatan sesuai kondisi lapangan. Langkah ini dilakukan berdasarkan evaluasi teknis dan pemulihan jalur yang dilakukan bertahap.
Gangguan operasional ini sebelumnya dipicu oleh curah hujan tinggi yang melanda wilayah Daerah Operasi 4 Semarang. Luapan sungai dan jebolnya tanggul menyebabkan petak jalan antara Pekalongan dan Sragi terendam air cukup parah. (XJA)




