News

Sejumlah Daerah di Jawa Timur Diprakirakan Diguyur Hujan Petir Hari Ini

377
×

Sejumlah Daerah di Jawa Timur Diprakirakan Diguyur Hujan Petir Hari Ini

Sebarkan artikel ini

THEINDONEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada Minggu (17/5/2026). Cuaca hari ini diprakirakan akan didominasi oleh kondisi cerah berawan, namun masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan ringan hingga hujan petir di sejumlah daerah, terutama pada siang, sore, dan malam hari.

Suhu udara di Jawa Timur dilaporkan berada di kisaran 24 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi, mencapai 54 hingga 100 persen. Kondisi kelembapan tinggi inilah yang menjadi faktor utama pemicu pertumbuhan awan hujan. Sementara itu, angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan normal antara 5 hingga 22 km/jam.

Scroll down to see content
Advertisement

Prakiraan Cuaca Berdasarkan Waktu
Pagi Hari: Sebagian besar wilayah Jatim terpantau cerah berawan. Meski demikian, peluang hujan petir tetap ada di beberapa kawasan yang memiliki kelembapan udara tinggi dan kondisi atmosfer yang mendukung.

Siang hingga Sore Hari: Kondisi cerah berawan masih mendominasi. Namun, hujan ringan diprakirakan mulai turun secara lokal di beberapa titik yang berpotensi menyebabkan jalan licin dan menurunkan jarak pandang berkendara.

Malam Hari: Potensi hujan petir diprakirakan meningkat. Masyarakat diminta mewaspadai cuaca ekstrem berupa kilat, petir, serta angin kencang berdurasi singkat yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Dini Hari: Cuaca diprakirakan berawan dengan peluang hujan ringan di beberapa daerah.

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak Hujan Lebat
Berdasarkan peringatan dini BMKG Juanda, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terpantau mulai terjadi sejak pukul 02.00 WIB di Kabupaten Sumenep (khususnya Kecamatan Batang-Batang dan Dungkek) dan diprakirakan meluas ke sejumlah wilayah berikut:

READ  Polri Lakukan Mutasi Besar, 7 Kapolda Berganti Hingga Jabatan Wakapolri

1. Pulau Madura
Kabupaten Bangkalan: Arosbaya, Bangkalan, Blega, Burneh, Galis, Geger, Klampis, Kokop, Konang, Kwanyar, Modung, Sepulu, Tanah Merah, dan Tanjung Bumi.

Kabupaten Pamekasan: Batumarmar, Galis, Kadur, Larangan, Pademawu, Pakong, Palengaan, Pamekasan, Pasean, Pegantenan, Proppo, Tlanakan, dan Waru.

Kabupaten Sampang: Banyuates, Camplong, Jrengik, Karangpenang, Kedundung, Ketapang, Omben, Pangarengan, Robatal, Sampang, Sokobanah, Sreseh, Tambelangan, dan Torjun.

Kabupaten Sumenep: Ambunten, Batuan, Batang-Batang, Batupitih, Bluto, Dasuk, Ganding, Gapura, Guluk-Guluk, Kalianget, Kota Sumenep, Lenteng, Manding, Pasongsongan, Pragaan, Rubaru, Saronggi, dan Talango.

2. Kawasan Pantai Utara (Pantura)
Kabupaten Tuban: Bancar, Bangilan, Jatirogo, Jenu, Kenduruan, Kerek, Merakurak, Montong, Palang, Semanding, Singgahan, Tambakboyo, dan Kota Tuban.

Imbauan untuk Masyarakat dan Nelayan
Meski kecepatan angin masih dalam kategori normal, BMKG tetap meminta masyarakat pesisir dan nelayan untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru sebelum melakukan aktivitas di laut.

Warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan tanah longsor juga diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan jika terjadi hujan lebat dengan durasi yang cukup lama. Masyarakat diimbau untuk selalu membawa perlengkapan pelindung hujan, menjaga kondisi kesehatan, serta memantau perkembangan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG. (DLW)