News

Terminal Teluk Lamong Tambah E-RTG, Perkuat Kapasitas TPK Nilam dan Tekan Emisi

385
×

Terminal Teluk Lamong Tambah E-RTG, Perkuat Kapasitas TPK Nilam dan Tekan Emisi

Sebarkan artikel ini

THEINDONEWS.COM – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat kapasitas dan kualitas layanan kepelabuhanan melalui penambahan satu unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG) di Terminal Petikemas Nilam (TPK Nilam).

Peralatan bongkar muat berbasis tenaga listrik tersebut tiba dari China menggunakan kapal MV Spring Shine. Penambahan E-RTG menjadi bagian dari langkah strategis TTL untuk meningkatkan kesiapan operasional sekaligus mendorong transformasi menuju terminal yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.

Scroll down to see content
Advertisement

Pemanfaatan tenaga listrik pada E-RTG diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kegiatan di lapangan penumpukan peti kemas, mendukung produktivitas pelayanan, serta membantu mengurangi emisi dibandingkan penggunaan peralatan konvensional berbahan bakar diesel.

Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong Muhammad Syukur mengatakan, investasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat infrastruktur operasional untuk mengantisipasi pertumbuhan arus peti kemas.

“Penambahan E-RTG ini merupakan bagian dari komitmen PT Terminal Teluk Lamong untuk terus memperkuat infrastruktur operasional yang modern, efisien, dan ramah lingkungan. Investasi ini dilakukan agar seluruh terminal di bawah pengelolaan perusahaan semakin siap mengantisipasi pertumbuhan arus peti kemas sekaligus menghadirkan layanan yang semakin andal bagi pengguna jasa,” ujar Syukur pada awal Agustus 2026.

Menurut Syukur, modernisasi peralatan juga sejalan dengan agenda transformasi Pelindo yang terus mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan kualitas serta keberlanjutan layanan kepelabuhanan.

“Sejalan dengan transformasi Pelindo, kami akan terus mendorong penerapan teknologi dan inovasi guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, keselamatan, dan kualitas layanan terminal,” tambahnya.

E-RTG yang didatangkan tersebut memiliki kapasitas angkat hingga 40 ton dengan kemampuan penumpukan peti kemas mencapai satu di atas enam atau 1 over 6 containers.

READ  TTL Raih Penghargaan Transformasi Digital Terbaik dan Best CEO dalam Anugerah BUMN Award 2026

Kehadiran alat baru ini akan memperkuat aktivitas penanganan peti kemas di lapangan penumpukan TPK Nilam setelah seluruh tahapan pembongkaran, instalasi, pengujian, dan commissioning rampung dilakukan.

Terminal Head TPK Nilam Retno Pujianto mengatakan, penambahan E-RTG diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas operasional sekaligus kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Kehadiran E-RTG ini akan semakin memperkuat kapasitas layanan Terminal Petikemas Nilam, khususnya dalam mendukung produktivitas di lapangan penumpukan. Setelah proses pembongkaran, instalasi, pengujian, dan commissioning selesai, alat ini ditargetkan mulai beroperasi pada awal Oktober 2026 sehingga dapat memberikan pelayanan yang semakin cepat, aman, efisien, dan andal bagi seluruh pengguna jasa,” kata Retno.

Penambahan peralatan berbasis listrik tersebut sekaligus memperkuat upaya TTL dalam mengembangkan operasional pelabuhan yang lebih berkelanjutan. Penggunaan teknologi ramah lingkungan menjadi salah satu bagian penting dalam modernisasi fasilitas kepelabuhanan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menekan dampak lingkungan.

Melalui modernisasi infrastruktur dan pemanfaatan teknologi, PT Terminal Teluk Lamong berkomitmen menghadirkan layanan kepelabuhanan yang unggul dengan mengedepankan produktivitas, keselamatan dan kesehatan kerja, digitalisasi, serta inovasi berkelanjutan.

Langkah tersebut diharapkan turut mendukung terciptanya ekosistem logistik nasional yang semakin efisien, modern, ramah lingkungan, dan berdaya saing. (TAO)